Tampilkan postingan dengan label gajah purba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gajah purba. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Mei 2009

Penemuan Fosil Badak Berbulu di Costwold Water Park

http://www.berani.co.id/Artikel/fawbert.jpg

Penemuan Fosil Badak Berbulu
Gloucestershire – Inggris - 7-Nov-2008

Sebuah fosil badak purba ditemukan tidak sengaja oleh Emelia Fawbert (5 tahun). Ia menemukan fosil itu di Costwold Water Park di dekat Cirencester, Gloucestershire. Saat itu, ia tengah mengikuti perburuan fosil bersama keluarganya. Lalu, ia menggali fosil itu dengan bantuan ayahnya. Emelia berencana untuk menyerahkan fosil berbentuk tulang sepanjang 40,64 sentimeter itu ke museum.

DailyMail melaporkan, Rabu (5/11), diperkirakan, fosil itu berasal dari masa 50.000 tahun lalu. Masa itu diketahui masih termasuk Zaman Es. Jadi, hewan vertebrata (hewan bertulang belakang) pada masa itu, termasuk badak, memiliki bulu yang tebal. Bulu itu berfungsi untuk menjaga tubuhnya agar tetap hangat.

Penemuan Fosil Daun Purba di Blora Selatan

http://tidakmenarik.files.wordpress.com/2009/04/192317p.jpg?w=298&h=225&h=225


Fosil gading gajah purba (Stegodon elephas) yang kini ditempatkan di Museum Mahameru, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, retak dan pecah, Senin (12/1). Kerusakan itu terjadi pada saat pemindahan fosil dari Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, ke museum.

Menyusul penemuan fosil gajah purba, Tim Vertebrata Museum Geologi Bandung, Pusat Survei Geologi, Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral kembali menemukan fosil daun purba.

Daun itu ditemukan di Dusun Sunggun, Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. ”Berdasarkan temuan-temuan itu, tampaknya kawasan Blora Selatan merupakan savana di zaman Pleistosen yang dilewati Bengawan Solo purba,” kata Ketua Tim Vertebrata Museum Geologi Bandung Iwan Kurniawan, Sabtu (4/4) di Blora.

Fosil daun ditemukan di sekitar fosil gajah purba dan tercetak di batu lanau—terbentuk dari proses sedimentasi butiran lempung dan pasir. Dari ukuran daun yang relatif kecil, temuan gajah dan kerbau purba serta kontur sedimentasi di lokasi itu, tim memperkirakan, fosil itu dari zaman Pleistosen, 1.808.000- 11.500 tahun lalu.

Kepala Seksi Dokumentasi Museum Geologi Bandung SR Sinung Baskoro mengatakan, kawasan Blora Selatan banyak mengandung endapan teras Bengawan Solo purba yang menyimpan aneka fosil.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Blora Suntoyo mengatakan, Pemkab Blora menitipkan fosil itu di Museum Geologi Bandung.

Serahkan temuan

Seorang warga Kudus, Jawa Tengah, Sutodirono alias Rasimin (60), Minggu (5/4), menyerahkan temuan berupa 6 benda arkeologi, diduga dari abad ke-15, kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus.

Temuan itu berupa 3 buah mangkok berdiameter 13, 14, dan 15 sentimeter, ketinggian masing-masing 5 sentimeter. Dua benda lain menyerupai lepek dan sebuah miniatur rumah adat Minangkau.

Kepala seksi Sejarah Museum Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Sancaka Dwi Supani mengatakan, ”Untuk menentukan umur, jenis benda, bahan baku pembuatan benda, dan sebagainya, kami akan mengundang tenaga ahli dari Museum Ronggowarsito Jawa Tengah di Semarang,” katanya. Rasimin mengaku benda-benda itu ditemukannya di bekas pertapaan Sunan Kalijogo beberapa tahun lalu.KOMPAS